Pencarian

Jagung Jadi Andalan, Bhabinkamtibmas Rambaian Dampingi Petani di Kebun

GAS - Tidak hanya disibukkan dengan urusan kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Rambaian Aiptu Rahmad kini ikut turun ke kebun. Minggu 3 Agustus 2026 ia menyisir lahan jagung milik warga untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan di lapangan.

Langkah ini sejalan dengan arahan Mabes Polri agar personel di desa tidak berjarak dengan masyarakat. Jagung dipilih karena perawatannya tidak rumit dan hasilnya bisa langsung dirasakan warga, baik untuk pangan maupun pakan.

Satu persatu petak lahan didatangi Aiptu Rahmad. Ia ngobrol santai dengan petani, menanyakan kendala hama, pupuk, hingga saluran air. Suasana kebun yang biasanya sepi, pagi itu jadi ramai dengan diskusi.

Warga mengaku senang didatangi. Menurut mereka, kehadiran Bhabin memberi semangat tambahan untuk merawat tanaman agar hasilnya tidak mengecewakan.

"Jagung ini harapan kami. Kalau rawatnya benar, hasilnya bisa dijual dan sebagian untuk kebutuhan rumah," kata salah satu petani yang lahannya dicek.

Kapolsek GAS IPTU Andi Purba menyebut, kehadiran polisi di ladang adalah bentuk nyata pengabdian. 
"Bhabinkamtibmas jangan hanya di kantor atau di jalan. Turunlah ke kebun, ke sawah, ke kolam. Di Rambaian kita lihat jagung tumbuh bagus. Ini bukti kalau kita serius kawal ketahanan pangan sampai ke akar rumput," ujar IPTU Andi Purba.

Ia menilai jagung cocok dikembangkan massal di Rambaian. Lahan masih luas, warga juga sudah terbiasa bertani. Jika hasilnya melimpah, desa bisa mandiri pangan bahkan menyuplai ke desa tetangga.

IPTU Andi Purba meminta seluruh Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek GAS meniru langkah ini. Pantau rutin, catat kendala, dan segera koordinasi dengan dinas terkait jika petani butuh bantuan bibit atau penyuluhan.

Harapannya, lewat pendampingan langsung seperti ini, Desa Rambaian tidak hanya aman, tetapi juga kuat dari sisi pangan. Saat lumbung desa terisi, kesejahteraan warga otomatis ikut terangkat. (*)