TEMBILAHAN, INHIL – Di tanah yang dikenal sebagai _Negeri Hamparan Kelapa Dunia_, semangat kebangsaan kembali menyala. Ratusan relawan dan pengurus Partai Amanat Nasional Kabupaten Indragiri Hilir berkumpul, bukan untuk sekadar seremoni, tapi untuk meneguhkan janji: berjuang bersama rakyat.
Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang DPC dan Relawan PAN Inhil berlangsung khidmat di Tembilahan. Momen itu dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah Rakerda sebagai langkah awal menyusun strategi dan memperkuat konsolidasi menuju agenda politik mendatang.
Kehadiran Ketua Dewan Pimpinan Wilayah DPW PAN Provinsi Riau H. Sahidin menambah hangat suasana. Sapaan dan semangatnya disambut tepuk tangan kader yang telah lama menanti arah perjuangan.
Dalam sambutannya, H. Sahidin mengungkapkan rasa bangga dan haru.
“Saya bahagia melihat kekompakan dan semangat seluruh kader PAN di Inhil. Soliditas inilah modal utama kita. Dengan kebersamaan, tidak ada yang mustahil untuk kita wujudkan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai Anggota DPR RI, H. Sahidin juga menegaskan komitmen PAN untuk terus menjadi corong aspirasi rakyat. Ia menyebut tiga prioritas besar yang akan diperjuangkan untuk Inhil.
Pertama, *hilirisasi kelapa*. Komoditas kebanggaan Inhil harus naik kelas, memberi nilai tambah dan kesejahteraan bagi petani. Kedua, *pengembangan kampung nelayan*. Laut Inhil harus menjadi sumber rezeki yang dikelola dengan baik. Ketiga, *peningkatan layanan kesehatan* agar masyarakat di pelosok dapat merasakan keadilan.
Rakerda menjadi ruang merumuskan langkah nyata. Bukan hanya wacana, tapi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di desa, di pesisir, dan di pasar-pasar Tembilahan.
Bagi PAN, politik bukan tentang kursi. Politik adalah pengabdian. Dan di Inhil, pengabdian itu dimulai dari mendengar keluh kesah petani kelapa, nelayan, dan ibu-ibu di puskesmas.
Dari pelantikan dan Rakerda ini, satu pesan menguat. PAN Inhil siap menjadi rumah bagi aspirasi rakyat. Siap berjalan bersama, berjuang bersama, dan membangun Inhil bersama.
Karena di akhir hari, kemajuan sebuah negeri diukur dari sejahtera tidaknya rakyatnya. Dan untuk itu, PAN Inhil telah menyatakan sikap: kami ada, kami mendengar, dan kami akan berjuang. (*)

