Tangerang, TanahIndonesia.id - Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA mendorong agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) berkolaborasi mengembangakan urban tourism. Dia meyakin urban tourism ini sebagai pintu masuk terhadap berbagai sektor lainnya atau destinasi lainnya.
Hal itu disampaikan oleh Hendry Munief saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Tangerang pada Senin (13/4/2026). Saat kunjungan tersebut, Hendry Munief memuji Tangerang saat ini telah bertransformasi sebagai kota besar dari awalnya sebagai satelit DKI Jakarta.
"Saat ini saya lihat banyak kota besar dengan konsep urban tourism atau wisata perkotaan. Seperti Kota Tangerang atau di dapil saya adalah Kota Pekanbaru. Namun saya melihat konsep ini belum terarah, terkolaborasi dan diseriusi. Ini yang kita harapkan agar pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Pemda-Pemda untuk mengembangkan konsep ini," terang Hendry Munief.
Dia menerangkan harusnya konsep urban tourism ini dapat ditiru dan dimodifikasi oleh pemda. Dia menyarankan pemerintah pusat turut mengembangkan konsep sister city atau kota kembar, dimana satu kota diidentikkan pengembangan dengan kota lainnya. Utamanya adalah kota-kota yang telah berhasil mengembangkan konsep yang sama.
Dia mencontohkan salah satu kota yang berhasil mengambangkan urban tourism yaitu kota Incheon Korea Selatan dan kota Sepang di Malaysia. Incheon memiliki posisi yang identik dengan Tangerang karena menaungi Bandara Internasional Incheon dan berdekatan dengan ibu kota (Seoul).
"Kita bisa mengambangkan konsep sister city tersebut dengan kota-kota di Indonesia. Atau kita dapat mengembangkan konsep ini di Indonesia, contoh kita buatkan Kota Tangerang dan Kota Pekanbaru sebagai sister city. Sehingga apapun di Kota Tangerang dapat ditiru di Kota Pekanbaru." tambah Hendry Munief.
Dia menerangkan bahwa Indikator urban tourism meliputi keberadaan atraksi unik (budaya/sejarah/modern), aksesibilitas tinggi, amenitas lengkap (hotel/restoran), dan keterlibatan komunitas lokal.(**)

