AIPTU Hendrick Yanto Turun ke Kolam Lele Nusantara I, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:38:11 WIB
Foto : Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara, AIPTU Hendrick Yanto, SH, berdiri bersama pemilik usaha, Saudara Jamaluddin.

KERITANG, INHIL – Mentari pagi menyinari permukaan kolam di Dusun Nusantara I, Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang. Di tepi kolam berukuran 4 x 7 meter itu, Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara, AIPTU Hendrick Yanto, SH, berdiri bersama pemilik usaha, Saudara Jamaluddin. Mereka tidak sedang membahas gangguan kamtibmas, melainkan pertumbuhan ikan lele yang menjadi harapan baru warga.

Kegiatan ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang Ketahanan Pangan Nasional. Bhabinkamtibmas hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pendamping warga yang berjuang di sektor perikanan.

Lokasi budidaya berada tepat di Jalan Lintas Provinsi. Meski lahannya tidak luas, kolam milik Jamaluddin menjadi contoh bagaimana potensi lokal bisa dimaksimalkan. Setiap ekor lele yang tumbuh sehat di kolam itu adalah langkah kecil menuju swasembada pangan di Kecamatan Keritang.

Dalam kegiatan yang berlangsung aman dan lancar itu, AIPTU Hendrick Yanto melakukan pengecekan langsung ke kondisi air, kepadatan tebar, hingga pakan yang digunakan. Ia juga berdialog dengan Jamaluddin untuk mengetahui kendala yang dihadapi, mulai dari harga pakan hingga pemasaran hasil panen.

Motivasi menjadi bagian penting dari pendampingan ini. Bhabinkamtibmas mendorong pemilik usaha agar terus mengembangkan budidaya lele. Sektor perikanan dinilai mampu menjadi sumber ketahanan pangan keluarga sekaligus penopang ekonomi desa. Jika satu kolam bisa, maka kolam lain pun bisa menyusul.

Selain pengecekan teknis, Bhabinkamtibmas juga membangun komunikasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar. Warga diajak untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan. Kesadaran bersama bahwa pangan adalah urusan semua orang, bukan hanya petani dan peternak.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat membawa pesan yang lebih luas. Polri ingin menjadi mitra masyarakat dalam pembangunan. Dengan bersinergi, kemandirian pangan desa bisa tercipta, kesejahteraan warga meningkat, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat dari bawah.

Sambutan positif datang dari warga Desa Nusantara Jaya. Mereka merasa didampingi dan diperhatikan. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke kolam memberi semangat baru agar budidaya ikan lele tidak berhenti di satu musim panen saja, tetapi terus berkembang.

Kapolsek Keritang, AKP Yosi, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.  
 

“Keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Kami ingin memastikan program Asta Cita Presiden berjalan sampai ke kolam-kolam warga. Jika warga sejahtera, maka keamanan dan ketertiban akan terjaga dengan sendirinya,” ujar AKP Yosi.

Dengan semangat pendampingan seperti ini, kolam 4x7 meter di Jalan Lintas Provinsi bukan lagi sekadar tempat budidaya. Ia menjadi simbol bahwa ketahanan pangan dimulai dari desa, dirawat oleh warga, dan dikawal bersama oleh Polri. (*)

Terkini