Komunitas Harmoni Kasih Gelar Wisata Budaya dan Kuliner Melayu Istana Asserayah dan Menyusuri Kota Siak Sriindrapura

Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:03:07 WIB

SIAK SRIINDRAPURA, TanahIndonesia.id - Komunitas sosial Harmoni Kasih (HK), Kamis (7/5), menggelar kegiatan wisata budaya dan kuliner Melayu di kawasan Istana Asserayah serta Kota Siak Sriindrapura.
Kegiatan one day trip tersebut terlaksana atas kesepakatan bersama anggota komunitas, dengan dukungan fasilitas bus dari seorang donatur yang merupakan relasi anggota HK.

Ketua Harmoni Kasih, Sri Yanti, didampingi Sekretaris Tutin Apriyani, Bendahara Hanifli, dan Manajer Een Nazar, menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari program jalan-jalan healing yang diikuti sekitar dua puluh anggota, mayoritas berusia lanjut.

Menurut Sri Yanti, perjalanan ke Siak juga menjadi ungkapan syukur atas pulihnya kesehatan sejumlah anggota, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahim di antara sesama anggota komunitas.

“Selain untuk melepas penat, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan memperkuat hubungan kekeluargaan di antara anggota,” tambah Sekretaris Tutin Apriyani.

Penasehat HK, Nazaruddin Hoesin, menambahkan bahwa pemilihan Kota Siak sebagai tujuan wisata memiliki makna tersendiri. Sebagai salah satu pusat kebudayaan Melayu di Riau, kunjungan itu menjadi wujud penghormatan terhadap nilai budaya setempat.

“HK terdiri dari anggota lintas etnis dan suku. Karena itu, penting bagi kami memaknai ungkapan ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’,” katanya.

Sekretaris HK, Tutin Apriyani menambahkan,  melepas penat, merajut tawa dan mengukir kenangan dalam suasana penuh ceria dan cerita.   Ide rencana healing ini spontan tercetus salah satu anggota HK, langsung disambut baik oleh Ketua Sri Yanti dan Manejer Een Nazar.  
Padahal ada yg sudah  beberapa kali ke Siak, namun mereka ikut semua demi kebersamaan. Perjalanan  ini bukan tentang jauh atau dekatnya perjalanan, tetapi tentang kebersamaan yang selalu menguatkan.
Harmoni dalam langkah, kebersamaan dalam kasih dan kekompakan .
Ditepian negeri Istana, langkah sederhana jadi penuh makna.
Ada canda yang menghangatkan suasana.
Ada silaturahim yang makin terjaga.

Selama berada di Siak, rombongan menyusuri Istana Asserayah dengan dipandu petugas wisata. Mereka mendapat penjelasan mengenai sejarah kejayaan Kesultanan Siak Sri Indrapura hingga masa Sultan Syarif Kasim XII yang kemudian menyerahkan kerajaan untuk bergabung ke dalam NKRI.

Rombongan juga menyaksikan sejumlah koleksi bersejarah di dalam istana, seperti kursi emas kerajaan, cermin ajaib, gramofon Komet yang disebut hanya ada dua di dunia, serta guci asli dari Cina.

Sebelumnya, rombongan menikmati makan siang khas Melayu di tepian sungai Siak, Mempura, dan menikmati kelapa muda di bawah jembatan Sungai Siak sambil bermusik-ria yang ditutup dengan lagu Kemesraan.

Komunitas Harmoni Kasih sendiri berdiri pada 22 Januari tahun lalu. Sebelumnya, komunitas ini juga pernah mengadakan kegiatan healing ke kawasan Jam Gadang dan Kota Bukittinggi, serta Lembah Harau, Payakumbuh.(**)

Terkini