PEKANBARU, TanahIndonesia.id - Di tengah tantangan dunia industri yang terus berkembang, Program Studi (Prodi) D3 Teknologi Pulp dan Kertas (TPK) Universitas Riau (UNRI) berhasil mencatat pencapaian penting dengan meraih akreditasi “Unggul”. Raihan tersebut dirayakan melalui kegiatan syukuran sebagai wujud apresiasi atas capaian bersama sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Capaian tersebut juga menjadi bukti komitmen Prodi D3 TPK UNRI dalam meningkatkan mutu pendidikan, kompetensi lulusan, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dan dunia industri. Kegiatan berlangsung di Ruang Meeting Power Boiler, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Kimia, UNRI, Rabu (7/5/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik UNRI Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H., Dekan Fakultas Teknik UNRI Prof. Ahmad Fadli, S.T., M.T., Koordinator Program Studi D3 TPK UNRI Prof. Evelyn, S.T., M.Sc., Ph.D., Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Mulia Nauli, beserta jajaran manajemen dan sivitas akademika.
Mewakili Rektor UNRI, Mexsasai Indra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Prodi D3 TPK UNRI meraih akreditasi unggul. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kualitas pendidikan tinggi yang baik. Ke depan, kami berharap Program Studi D3 Teknologi Pulp dan Kertas terus berkembang serta memperkuat sinergi dengan dunia industri maupun berbagai mitra strategis lainnya,” ujar Mexsasai.
Sejak didirikan pada 2018, Prodi D3 TPK UNRI memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan sumber daya manusia di sektor industri pulp dan kertas, khususnya di Provinsi Riau yang menjadi salah satu pusat industri pulp dan kertas nasional. Program studi ini juga dikenal sebagai program vokasi TPK pertama di Indonesia yang dibangun melalui kolaborasi antara UNRI, Tanoto Foundation, dan RAPP.
Selain dukungan dalam pengembangan kurikulum berbasis industri, RAPP juga berkontribusi melalui penyediaan fasilitas laboratorium, dukungan tenaga praktisi industri, program magang mahasiswa, hingga kesempatan magang selama sembilan bulan bagi mahasiswa untuk memperkuat pengalaman praktik dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur RAPP Mulia Nauli menyampaikan apresiasi atas raihan akreditasi unggul yang berhasil diperoleh Program Studi D3 Teknologi Pulp dan Kertas UNRI. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keseriusan perguruan tinggi dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bersama dan menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan Program Studi Teknologi Pulp dan Kertas hingga meraih akreditasi unggul,” ujar Mulia.
Ia menambahkan, dukungan perusahaan terhadap pengembangan pendidikan juga sejalan dengan implementasi filosofi 5C yang diterapkan RAPP, yakni community, country, climate, customer, dan company sebagai bagian dari upaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Sementara itu, Koordinator Prodi D3 TPK UNRI, Evelyn menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak sejak program studi tersebut didirikan.
Menurutnya, dukungan dari dunia industri, khususnya RAPP, turut berperan dalam penguatan kualitas pembelajaran, mulai dari pengembangan laboratorium, keterlibatan dosen praktisi, hingga berbagai program pendukung lainnya yang menjembatani mahasiswa dengan dunia kerja.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu kekuatan utama dalam pengembangan pendidikan vokasi. Hal ini penting agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Evelyn.
Melalui capaian akreditasi unggul tersebut, Prodi D3 TPK UNRI diharapkan terus memperkuat perannya dalam mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan mampu mendukung perkembangan industri pulp dan kertas nasional.(**)