Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 Dimulai, Kuansing Siagakan Personel Gabungan

Kamis, 12 Maret 2026 | 22:08:44 WIB

Teluk Kuantan, TanahIndonesia.id - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Riau) bersama jajaran Kepolisian dan unsur terkait memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang dipimpin langsung oleh Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, MM bersama Kapolres Kuansing AKBP. Hidayat Perdana, SH, SIK, MH di halaman Mapolres Kuansing, Kamis (12/3/2026).

Dalam apel tersebut diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, serta berbagai instansi terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pengamanan dalam menghadapi arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

"Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman Amby membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 H.

Apel ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka mengamankan pelaksanaan mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H agar berjalan aman, tertib dan lancar,” ucap Suhardiman.

"Beliau menjelaskan, Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan dari unsur TNI-Polri serta instansi terkait lainnya.

Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik strategis dan objek vital, seperti masjid, lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, hingga fasilitas publik lainnya yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

"Selain itu, personel pengamanan juga diminta meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok masyarakat. "ujar Suhardiman.

Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi serta seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.

"Hidayat menegaskan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui layanan call center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan seluruh personel pengamanan gabungan dari TNI, Polri serta stakeholder yang telah mendukung pelaksanaan operasi ini. Mari kita tingkatkan soliditas dan sinergitas demi mewujudkan mudik yang aman dan masyarakat yang bahagia,” ucap Hidayat Perdana.

"Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri di Kabupaten Kuantan Singingi dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif. 

Pemerintah dan kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga ketertiban serta memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan selama masa mudik dan libur Lebaran, "tutup Hidayat Perdana.(inf)**

Terkini